# Tags
#Peristiwa

VIBRASI 2026 Guncang Rutan Kelas I Jakpus, HUT RI ke-81 Gali Potensi Warga Binaan

IMG_20260822_230019_932

Ombudsmanindonesia.com, Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, Rutan Kelas I Jakarta Pusat menggelar festival musik, yang bertajuk ‘Vibrasi Voice Inside Bars Indonesia Prison Band Festival’.

Festival tersebut bukan sekadar panggung hiburan, namun dirancang sebagai ruang ekspresi dan pembinaan bagi warga binaan, sekaligus upaya memperkuat citra positif pemasyarakatan.

Oleh karena itu, seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) DKI Jakarta, didorong agar turut berpartisipasi.

Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo mengatakan, musik dapat menjadi medium pembinaan yang memberi ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat dan energi secara konstruktif.

“Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang efektif bagi para warga binaan untuk terus berkarya secara positif,” kata Sumaryo, Jakarta, Sabtu, (22/08/2026).

Sebelum kompetisi dimulai, panggung VIBRASI 2026, diguncang oleh musisi ternama tanah air, seperti Deddy Dhukun, Egon, grup rap Neo, Iwa K, hingga musisi reggae Dhyo Haw.

Tak hanya itu saja, pnggung VIBRASI 2026, berubah menjadi arena adu kreativitas. Sebab, sejumlah group band dari warga binaan di berbagai UPT ambil bagian, seperti peserta band dari Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Kelas IIA Salemba, Lapas Narkotika Jakarta, Rutan Cipinang, hingga Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Kendati demikian, penampilan musikalitas dan performa setiap peserta, dinilai secara objektif oleh dewan juri seperti Deddy Dhukun, Egon, serta perwakilan grup Neo. Dihadapan para juri dan penonton, masing-masing grup band berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Alhasil, dewan juri menetapkan Rutan Cipinang, Jakarta Timur, keluar sebagai juara pertama, dari ajang festival musik, yang bertajuk ‘Vibrasi Voice Inside Bars Indonesia Prison Band Festival’ yang diselenggarakan di Rutan Kelas I Jakarta Pusat tersebut.

Baca Juga:  Polda Metro Tangkap Pelaku Penusukan Advokat

Sementara tuan rumah, Rutan Kelas I Jakarta Pusat, harus puas berada di posisi kedua, lalau juara ketiga diraih oleh perwakilan Lapas Kelas IIA Salemba.

Kepala Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta, Wachid Wibowo, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan VIBRASI 2026. Festival musik ini, kata Wachid, membuktikan bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan, dapat menjadi ruang untuk menggali, sekaligus mengembangkan potensi warga binaan.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Warga Binaan memiliki talenta, kreativitas, disiplin, dan potensi untuk berkembang,”terangnya.

Kreativitas sebut Wachid, tidak berhenti hanya karena seseorang berada di balik tembok pemasyarakatan. Sebaliknya, bakat yang dimiliki warga binaan, perlu diarahkan agar menjadi modal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Rangkaian festival ditutup dengan penyerahan piala kepada para pemenang oleh Wachid Wibowo.
Panggung musik VIBRASI 2026 timpal Wachid, bukan tentang siapa yang menjadi juara. Melainkan, tentang keberanian warga binaan untuk tampil, berkarya, dan menunjukkan kemampuan di hadapan publik.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan semangat kemerdekaan para warga binaan akan terus menggema, meski dari balik jeruji besi,”tutupnya. (Gomes).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *