# Tags
#Peristiwa #Polri

Pulihkan Mental Korban Kecelakaan Kereta, Polres Metro Bekasi Kota Terjunkan Tim Konselor

IMG-20260429-WA0024

Ombudsmanindonesia.com, Jakarta – Tim konselor Polres Metro Bekasi Kota turun langsung memberikan pendampingan psikologis kepada para korban kecelakaan kereta api KAI dan KRL yang tengah dirawat di RSUD Kota Bekasi, Rabu, 29 April 2026. Bahkan, pendampingan ini tidak semata, hanya menyasar korban yang mengalami luka fisik, tetapi juga keluarga yang turut terdampak secara emosional.

Bahkan, para konselor nampaknya tengah berinteraksi dengan korban dan keluarga. Mereka memberikan dukungan mental, membantu meredakan trauma, serta memastikan kondisi psikologis para korban tetap terjaga di tengah situasi yang penuh tekanan.

Tak hanya itu, tim konselor juga, melakukan pendataan menyeluruh untuk mengidentifikasi kebutuhan para korban, baik dari sisi medis maupun psikologis. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh aspek penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pendampingan psikologi merupakan bagian penting dalam penanganan pascakecelakaan. Sebab, untuk pemulihan korban, tidak cukup hanya melalui perawatan medis.

“Kami ingin memastikan para korban dan keluarga tidak merasa sendiri. Selain penanganan medis, dukungan psikologis juga penting agar mereka bisa lebih kuat menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Seluruh korban timpal Bintoro, telah mendapatkan penanganan di RSUD Kota Bekasi. Sebagiannya, masih menjalani perawatan intensif, sementara lainnya sudah diperbolehkan pulang. Sementara korban meninggal dunia dari insiden tersebut, telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kehadiran kepolisian dalam situasi ini, lanjut Bintoro, tidak hanya sebatas penanganan teknis, tetapi juga sebagai bentuk empati dan pelayanan kepada masyarakat.

“Personel kami akan terus mendampingi dan membantu proses penanganan korban. Polri hadir untuk memberikan rasa aman, kepedulian, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,”terangnya.

Langkah pendampingan ini beber Bintoro, menjadi bagian dari upaya menyeluruh aparat dalam memastikan korban kecelakaan tidak hanya pulih secara fisik.

Baca Juga:  Hasil Tes DNA RK dan LM, Bareskrim Polri: Pasti Tidak Ada Kecocokan DNA

“Tetapi, juga mampu bangkit secara mental setelah peristiwa yang mengguncang tersebut,” tutupnya.(***).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *