AKPI Kecam Pernyataan Feri Amsari Soal Swasembada Pangan, Tegaskan Dukungan ke Pemerintah
Foto: Ketua AKPI, H Ben Nofri Baso usai dari gedung Pelayanan Satu Atap Polda Metro Jaya
Ombudsmanindonesia.com, Jakarta – Ketua Aliansi Keluarga Petani Indonesia (AKPI), H Ben Nofri Baso menyampaikan pernyataan sikap tegas atas polemik yang berkembang terkait klaim swasembada pangan nasional.
Hal tersebut terkait pernyataan Feri Amsari yang menuding pemerintah telah membohongi publik terkait data impor beras dan kemandirian pangan nasional.
Ben menilai pernyataan tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan petani.
“Ini berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap kebijakan pangan nasional yang selama ini tengah diperkuat oleh pemerintah,” ujarnya di depan gedung Pelayanan Satu Atap Polda Metro Jaya, di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Dia juga menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil yang dihadapi petani di lapangan.
“Program swasembada pangan yang dijalankan pemerintah telah menunjukkan hasil nyata, baik dalam peningkatan produksi maupun penguatan sektor pertanian di berbagai daerah. Pernyataan yang tidak berbasis realitas lapangan justru berpotensi menyesatkan publik,” ujarnya saat didampingi rekannya.
AKPI juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah, khususnya yang dijalankan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional sebagai bagian dari kedaulatan bangsa.
Disampaikan dalam pernyataan resminya, AKPI menegaskan bahwa tuduhan mengenai kebohongan publik merupakan hal serius yang seharusnya disampaikan berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tanpa dasar yang kuat, narasi tersebut dinilai berpotensi menyesatkan opini masyarakat.
Lebih jauh, AKPI mengingatkan bahwa pernyataan yang tidak konstruktif dan cenderung mendiskreditkan program pemerintah dapat berdampak pada melemahnya semangat petani yang saat ini tengah berjuang meningkatkan produktivitas di tengah berbagai tantangan.
AKPI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi dan pengamat kebijakan, untuk menyampaikan kritik secara objektif, berbasis data, dan konstruktif demi kemajuan sektor pertanian nasional.
Sebagai bentuk komitmen, AKPI menegaskan akan terus berada di garis depan dalam mendukung program-program pemerintah guna memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Pihaknya menyampaikan saat ini masih dalam proses penyelidikan. “Minggu depan kita dimintai keterangan,” pungkasnya.
Keterangan penerimaan laporan tersebut tertuang dalam nomor STTP/B/2697/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Tentang AKPI Aliansi Keluarga Petani Indonesia merupakan organisasi masyarakat yang berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan petani serta mendukung kebijakan strategis di sektor pertanian nasional. (dm)

































































































































































































































































































































