# Tags
#Peristiwa

Maknai HUT RI ke-81, Belly Isnaeni: Bebaskan Masyarakat Perbatasan dari Kemiskinan

IMG-20260818-WA0005

Ombudsmanindonesia.com,TTU – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) terasa hingga perbatasan negara, tepatnya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini di Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gema Kemerdekaan dimulai sejak sepotong kehormatan berwujud tenunan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter diarak menyusuri aspal perbatasan negara RI yang menghubungkan daerah kantung atau enklave Timor Leste, yaitu Distrik Oecusse (Oekusi / Ambeno).

PLBN Wini yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menjadi titik akhir kirab budaya Bendera Merah Putih yang di arak masyarakat adat, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Pelaksanaan upacara di kawasan PLBN Wini dipimpin Staf Khusus Bidang Isu Strategis Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Karjono Atmoharsono, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Letnan Dua Arh Farius Septia Gandy bertugas sebagai Komandan Upacara.

Karjono mengenakan kain tenun buna dengan motif khas masyarakat Insana membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Kepala BNPP RI.

Ia menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan di kawasan perbatasan memiliki makna strategis karena wilayah perbatasan merupakan bagian terdepan Indonesia. Kedaulatan tidak hanya diwujudkan melalui kemampuan menjaga wilayah, tetapi juga melalui kehadiran negara dalam memberikan pelayanan, menyediakan infrastruktur, mengembangkan perekonomian, melindungi masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan.

“Perbatasan bukan sekadar garis pemisah, tetapi ruang kehidupan masyarakat sekaligus bagian penting dari keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terang Karjono.

Dalam acara tersebut juga turut dihadiri Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Kepegawaian, Belly Isnaeni dan Kepala Bidan PLBN Wini, Reynold Uran yang membacakan Teks Proklamasi.

Memaknai kata sambutan Mendagri, Belly menyampaikan bahwa di sinilah Merah-Putih berkibar di garis terdepan Nusantara. Di sinlah masyarakat Indonesia hidup bekerja, membesarkan keluarga dan menjadi bagian penting dari keutuhan NKRI.

Baca Juga:  Gugur Saat Pam Arus Mudik, Dedikasi Brigadir Fajar Cerminan Komitmen Polri Layani Masyarakat

Menurutnya, kehadiran BNPP di sini untuk memastikan bahwa kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama masyarakat perbatasan. Kemerdekaan itu bebas dari keterisolasian dan bebas dari kemiskinan.

“Kemerdekaan harus menghadirkan kesempatan yang sama, kemerdekaan harus menghadiri negara yang mampu melindungi, melayani dan menyejahterakan seluruh hingga ke beranda depan NKRI,” ucap Belly.

Ia juga menyampaikan, menjaga kedaulatan juga berarti negara mampu memberikan pelayanan, menyediakan infrastruktur, membangun ekonomi, melindungi masyarakat dan memberikan kepada setiap warga negara untuk berkembang.

Karena itu, lanjutnya, kami tidak saja membangun infrastruktur, melainkan harus membangun wilayahnya, sekaligus membangun wilayahnya.

“Kita ingin perbatasan menjadi wilayah yang aman, terlayani, produktif dan tumbuh sebagai bagaian dari pertumbuhan baru indoensia,” tegasnya.

Dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PLBN Wini diikuti oleh unsur aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, perangkat desa, masyarakat, serta pelajar dari jenjang SD hingga SMA.(Goms).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *