# Tags
#Peristiwa

Setahun di Nahkodai Kemenimipas, Lapas Kelas I Cipinang Ukir Prestasi Gemilang

IMG-20251031-WA0006(1)

Ombudsmanindonesia.com Jakarta – Satu tahun sudah berlalu sejak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bertransformasi di bawah payung besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Dalam momentum reflektif yang digelar pada Rabu 29 Oktober 2025, Lapas Cipinang menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja ajang penting untuk menakar capaian, menelisik tantangan, dan menata arah langkah baru di dunia Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa transformasi kelembagaan bukan sekadar perubahan struktur, melainkan perubahan budaya kerja dan mentalitas pelayanan.

“Transformasi ini harus berdampak nyata, tidak hanya pada administrasi, tapi juga pada kualitas kerja, pelayanan publik, dan manfaat sosial bagi masyarakat,” ujarnya.

Bahkan, Wachid juga menyoroti sederet kemajuan yang telah diraih selama setahun terakhir, peningkatan program pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), penguatan layanan publik berbasis teknologi, sinergi dengan berbagai instansi, serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

“Pemasyarakatan kini hadir sebagai institusi yang adaptif, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, menggarisbawahi pentingnya kerja kolektif dan integritas dalam setiap capaian.

“Setiap rupiah yang digelontorkan harus berdampak nyata. Setiap program harus tepat sasaran. Keberhasilan ini milik seluruh jajaran yang bekerja dengan hati,”jelasnya.

Senada dengan Lis, hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Seksi Registrasi, Marchiles. Menurutnya, keberhasilan penerapan sistem digitalisasi layanan publik. Melalui aplikasi LATUCIP-GO, masyarakat kini dapat mengakses layanan kunjungan dengan mudah, cepat, dan terjadwal.

“Sejak Januari hingga Oktober, lebih dari 2.500 pengunjung terlayani dengan sistem digital yang tertib dan transparan. Ini bukti bahwa Pemasyarakatan bisa tampil modern, efisien, dan ramah publik,” jelasnya.

Rapat Monev itu, ditutup dengan penyusunan rekomendasi strategis untuk tahun mendatang, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem pengawasan, serta perluasan dampak sosial dari program pembinaan.

Baca Juga:  Ungkap Fakta Baru, Satgas Damai Carternz Ciduk Penembak Brigpol Joan

Dengan mengusung semangat Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA), Lapas Cipinang meneguhkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menghadirkan Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan berkelanjutan.

“Transformasi belum selesai ini baru awal dari perjalanan panjang menuju Pemasyarakatan yang lebih bermartabat,” tutupnya. (Gms).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *