Kawal Ibu Lahiran di Tengah Operasi Zebra, Kompol Yudiono di Apresiasi Kapolres Kota Bogor
Ombudsmanindonesia.com, Bogor – Di tengah hiruk-pikuk arus kendaraan pada gelaran Operasi Zebra Lodaya 2025, sebuah peristiwa humanis menyeruak dari simpang Warung Jambu, Kota Bogor.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, yang saat itu tengah melakukan patroli rutin, mendapati sebuah mobil yang melaju tergesa meminta jalan.
Dari dalam kendaraan, terdengar suara cemas, seorang ibu muda tengah mengalami kontraksi dan hendak melahirkan.
Tanpa menunda waktu, Yudiono segera mengambil keputusan. Bersama anggotanya, ia mengawal mobil tersebut menggunakan kendaraan patroli Satlantas. Sirene meraung, jalur dibuka, dan kerumunan lalu lintas dibelah dalam tempo singkat.
“Yang penting ibu dan bayinya selamat,”kata Kasat lantas Polres Kota Bogor, Kompol Yudiono, Minggu, (30/11/2025).
Perjalanan darurat itu berakhir di Rumah Sakit Salak, di mana tim medis telah bersiaga. Tak lama berselang, kabar bahagia datang, ibu bernama Hanesty, berhasil melahirkan seorang bayi perempuan dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah tadi sudah lahiran, ibu dan bayinya sehat,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, Minggu, 30 November 2025.
Kebahagiaan tak berhenti di ruang bersalin. Pada siang harinya, Kompol Yudiono bersama tim lalu lintas kembali datang menjenguk. Mereka membawa pesan ucapan selamat sekaligus bingkisan dari Kapolresta Bogor.
“Kami mendapat amanah dari Bapak Kapolresta untuk memberikan ucapan selamat dan hadiah. Alhamdulillah proses kelahirannya lancar,” tutur Yudiono.
Di ruang perawatan, suasana haru menyeruak. Kedua orang tua Hanesty berkali-kali menyampaikan terima kasih. Sang ayah bahkan sempat mencoba memberikan uang sebagai bentuk balas budi, namun ditolak halus oleh Kompol Yudiono.
“Kami hanya menjalankan tugas. Semoga ini membawa kebaikan,” katanya sembari merangkul keduanya.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, memberikan apresiasi atas tindakan spontan dan humanis bawahannya itu. Ia menyebut, tindakan tersebut selaras dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Ini cerminan pengabdian paripurna kepada masyarakat. Polisi harus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi dengan ikhlas,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Yudiono turut menyampaikan doa agar bayi perempuan itu tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan soleha.
Ruang kecil di RS Salak siang itu, gema kebahagiaan terasa lengkap, sebuah kisah kepedulian yang menjelma di tengah operasi kepolisian yang biasanya identik dengan penertiban lalu lintas.
Operasi Zebra Lodaya, bukan hanya soal disiplin jalan raya. Namun, menghadirkan cerita tentang bagaimana sebuah tindakan cepat dapat menjadi penentu keselamatan dua nyawa.
“Bagi Kompol Yudiono, momen itu menjadi pengingat bahwa tugas polisi jauh lebih luas dari sekadar menegakkan aturan, namun juga tentang kemanusiaan,”tutupnya.(Gomes).









































































































































